Kenapa link penipuan berbahaya?
Tautan palsu dapat mengarah ke halaman yang meniru layanan resmi atau meminta data sensitif. Tampilan yang mirip bukan jaminan bahwa situs itu asli.
Periksa domain
Lihat nama domain dengan teliti. Waspadai ejaan aneh, subdomain membingungkan, atau domain yang tidak sesuai layanan.
Jangan terburu-buru
Pesan yang mengancam akun akan ditutup atau meminta tindakan dalam hitungan menit sering digunakan untuk membuat korban panik.
Buka situs secara manual
Untuk layanan penting, buka aplikasi atau ketik alamat situs resmi sendiri daripada mengikuti link dari pesan mencurigakan.
Periksa permintaan data
Jangan masukkan OTP, password, PIN, atau recovery code ke halaman yang datang dari pesan tak terduga.
Konfirmasi pengirim
Jika pesan mengatasnamakan bank, marketplace, atau teman, konfirmasi melalui kanal resmi lain.
Hal yang perlu dihindari
Jangan mengandalkan ikon gembok atau HTTPS sebagai bukti bahwa situs itu pasti resmi. Situs phishing juga dapat menggunakan HTTPS.
Jika terlanjur membuka link mencurigakan
Jangan memasukkan password, kode OTP, atau data kartu jika halaman terlihat mencurigakan. Tutup halaman tersebut dan lakukan pemeriksaan keamanan pada akun terkait. Jika sudah memasukkan data penting, segera ubah password dari situs atau aplikasi resmi dan aktifkan autentikasi tambahan bila tersedia.
Kesimpulan
Berhenti sejenak, periksa domain dan konteks, lalu akses layanan melalui kanal resmi jika ragu.